Pages

Showing posts with label CORETAN. Show all posts
Showing posts with label CORETAN. Show all posts

Thursday, 4 February 2016

Good Noodle

Pernah nggak ngerasa capek banget ketika kita diharuskan untuk berbuat baik kepada orang lain?
Capek karena pada akhirnya keadaan kita, kebutuhan kita, prioritas diri sendiri menjadi sesuatu hal yang paling akhir untuk dipikirkan.

Bagaimana bisa berbuat baik kepada orang menjadikan diri sendiri menjadi sosok yang paling dikasihani --juga oleh diri sendiri?

Hah...
Cuma bisikan sekilas, lalu hilang seketika :)

Yaa, aku ingin tetap menjadi seorang yang dibutuhkan oleh orang lain. Menjadi seorang yang tetap gembira di mata orang lain. Ingin sekali belajar bagaimana menyembunyikan hal yang "negatif" ketika berhadapan dengan orang lain.

Ini bukan masalah menyenangkan semua orang. Bukan... Sama sekali bukan.
Ini hanyalah soal bagaimana menjadikan diri ini jadi sosok yang ketika orang memandang, mereka akan langsung mengekpresikan hal positif.

Aku ingin jadi mi baik :)
Apapun yng akan kuhadapi kedepannya, bagaimanapun tanggapan sekitarku, selama aku tidak merugikan mereka dan begitu pula sebaliknya, aku akan terus jadi mi baik.

image1
 Entah bagaimana caranya akan tetap berusaha mempertahankan reward "Mi Baik" pada diri sendiri. Karena akan sangat menyesal nantinya jika ada "Mi Baik" yang terlepas begitu saja. Mengingat mendapatkannya tentu tak mudah.


image2
Jadi seorang yang bermanfaat bagi sekitar :)
Being Good Noodle is my choice ^^

Saturday, 19 December 2015

Titip Rindu Untuk Ibu

“Bu, kapankah kita lekas bertemu?”, kuulang pertanyaan  yang sudah kuketahui jawabnya.

“Mungkin dua atau tiga tahun lagi. Atau sampai impian kita terlaksana.”, katamu –mengulang jawaban untukku- di telepon itu.

“... Sabarlah sayangku, ibu sedang berjuang di sini. Ayo kita berjuang bersama; kau dan citamu, ibu dan cita-cita keluarga kita. Jangan menangis, atau harus kukecup habis air matamu dengan kecupan yang sangat menggelikan dan mengganggumu.”, imbuhmu. Menciptakan gelak tawa dalam air mata.

“Kau benar-benar seorang Wonder Woman yang pernah kutemui dalam hidupku.”, gumamku, mensyukuri hadirmu.

Minum teh sore hari berdua di samping jendela sambil membaca senja.
Membantumu menanam bunga, berkebun, menyiangi rumput yang tingginya telah menghalangi pandangan mata kaki.
Membaca buku, saling bertukar cerita; cinta.
Dari kesemuanya, aku hanya ingin pulang ke rumah dengan pelukmu yang menyambutku di balik pintu.
Ya, waktu yang kunanti itu pasti akan datang. Pasti.

Sehat selalu, Ibu.

Aku menyayangimu, selalu.

Thursday, 10 September 2015

Happy Birthday b!


Tanggal berapa nih? Oh, 10. Bulan berapa? Oh, 9. Artinya apa? Bakal dapet traktiran dong. Eheheheu #dikeplak(” `з´ )_,/*(>_<‘ )


#Ehem



Selamat tambah tua b!

my big boss, my brother, my besties, my baymax, baby baby bala bala (´ε`ʃƪ)


Selamat berbahagia. Semoga segala apa yang kamu semogakan lekas tercapai seiring doa yang di-Aamiin-kan oleh semesta. Yang berjarak sepertiku ini hanya bisa menampung harap dalam untaian doa-doa kebaikan untukmu.



Tetap jadi menyebalkan seperti biasanya. Jadi kesayangan yang senantiasa mendamaikan. Jadi partner yang sejalan dan sepandang. Jadi diri sendiri yang terbaik. Jadi seorang yang dewasa dan mendewasakan.

Cie hbd :D




Happy Birthday, b!

May Allah always bless your way.

 
Ilysm



✿Mbul✿

Wednesday, 12 August 2015

Tugas Akhir? Selaaaaw

Huh haaah....

Udah mulai bersarang lagi inih blog. Berasa kagak dirawat sama empunya -____- huhuhu

Wes, males arep nulis opo maneh. Gak onok inspirasi. Inspirasine wes ntek ngge ngrampungne Proyek Tugas Akhir.

Cuma pengen bilang. Cemangat eaaa buat mas-mas Mekatronika AKNP yang lagi riweuh ngurusin Tugas Akhirnya ketimbang ngurusin pacar.

Semoga Sukses... Bisa wisuda bareng kita. Aamiiin O:)




Tuesday, 30 June 2015

Kangen OJETE-an

Gak kerasa hampir 5 bulan niggalin kosan yang penuh kenangan :’)
Padahal itungan waktu ngekos cuma sebentar  -,-‘
Jadi ngekos sewaktu OJT kemarin merupakan pengalaman ngekos perdana saya. Jauh dari orang tua, jauh dari rumah selama jangka waktu 2 bulan :”)

Meskipun hanya 2 bulan tapi ada banyak hal yang saya lakukan bersama 7 manusia gesrek ganteng yang menemani saya disana. Eh, nggak banyak nding.. tapi buuuanyaaak :’D #HalahLebay
Bingung mau cerita darimana dulu inih....

Ehm.. Saya mulai dari cerita belanja ke pasar pagi-pagi ditemenin sama pengawal ganteng-ganteng (yang kadang masih suka pake sarung selepas sholat subuh). Jadi berasa *uhuk* punya bodyguard. Ahahah. Kapan lagi cobak nemu pemandangan kek gini di dalem pasar?? Ehew :D

Dengan status ngekos tanpa bawa kendaraan, kami terbiasa dengan jalan kaki kemanapun pergi. Kebiasaan sehat inilah yang harus saya terapkan ketika sudah tidak ngekos lagi. Biar gak terbiasa manja –dikit-dikit naik motor, dikit-dikit naik motor–. #Hahahah #Halah #TeoriTok =D

walking-walking everywhere

Mungkin hal yang paling membuat kangen adalah masa-masa di dalem kosan. Meskipun cuma gitu-gitu doang aktivitasya, tapi kan ini pengalaman sekali seumur hidup bareng mereka.

  •  Makan malem

Hal ini terbiasa kami lakukan dengan bersama-sama. Walaupun menunya sederhana (gak jauh-jauh dari sayur sop+gorengan atau nggak penyetan tempe) tapi kebersamaan yang membuat ini menjadi istimewa :D

direcokin sama Eza

  • Mengisi Waktu Luang

Kalo lagi nggak ada kerjaan, hal yang paling sering dilakuin anak-anak adalah main PES. Bener-bener nggak tau apa asiknya permainan itu. Ya karena aku gabisa dan gapaham sama hal itu, tiap hari cuma bisa perhatiin mereka main. Hampir mereka main pasti aku nimbrung. Tapi sampe sekarang pun aku ga paham sama sekali tentang PES :”D
Gilanya anak-anak sama PES memuncak pas malem sabtu atau malem minggu (iya, soalnya besoknya libur, kan bisa bangun siang :p). Mereka bisa main sampe semalam suntuk (yakali wayang), malah pernah sampe subuh. Hadeh.

Yahh namanya juga cowo, kalo nggak demen sama bola mah malah aneh :D 


buka rental PS -,-
  • Absurd

Hal-hal konyol yang biasa dilakuin pas lagi kumat. Beginilah contohnya -,-
Namanya Dwi Abdul Hadi


  • Main sama Eza

Kadang kalo lagi nganggur anak-anak suka nemenin cucunya yang punya kosan main. Sifat kebapakannya pada muncul disini :D



  • Chamber of Secret-nya kosan

Kalo lagi suntuk dan pengen menyendiri, tempat yang recomended buat nyepi adalah balkon atas kosan pada malam hari. Sepi, gelap, tempatnya strategis buat liat bintang :D
Apalagi liatnya ada yang nemenin :p hahah #KorbanDrama



  • Masak Memasak

Paling demen liat para lelaki sedang sibuk berjibaku dengan bahan makanan. Yak, kapan lagi bisa liat pemandangan se langka ini, dan merasakan hasil karya mereka berkutat di dapur.

nasi goreng ala ala mas mas
Dengan tema #BosenKosan, akhirnya kami keluar juga buat main :D

Minggu sore ceria dan mereka (masih) berjibaku dengan bola *pfftt
piknik rek!
Waktu liburan tahun baru kemarin sempet main bareng ke pantai Boom Tuban.
Pantaii!!!!
 #AnakKosButuh Piknik
Dari sana dapet apa?? Dapet foto banyak bangett >,<

#ExploreTuban #PantaiBoom #IndonesiaBagus
Akuakuaku paling pendek -___-

ini adegan berbahaya, mohon untuk tidak ditiru :D

Makan bakso di depan Masjid Agung Tuban dengan porsi minimalis namun harga fantastis :’)

Dan diantara kekangenan-kekangenan diatas, hal yang paling dikangenin adalah
Mak Ji sama Mbak Min :')
 2 bulan itu singkat, namun sangat berharga. Terima kasih atas semua kenangannya. Sayang kalian cah; Tot, Manuk, Kedul, Bams, Mamat, Kek Pri, Sibad :)

Tuesday, 5 May 2015

Teruntuk Kesayangan



Bagaimanapun aku terlalu lancang karena telah berani mengirim surat ini, setelah apa yang kulakukan padamu semalam.

Sungguh, sayang..
Bukan maksudku benar-benar marah. Aku hanya berusaha mencuri seluruh perhatianmu; meskipun ternyata caraku memang salah.
Terkadang aku bosan dengan segala. Kamu pasti pernah merasakannya bukan?
Menyebalkan memang jika disaat kita terlalu egois untuk dimengerti tetapi kita lupa bahwa seseorang tersebut juga butuh kita mengerti.
Bukankah menyesal memang lebih baik untuk saat ini ketimbang hanya saling berdiam dan menutup diri hingga kita menjadi asing satu sama lain?

Oh, Sayangku...
Rindu ini benar-benar tak tahu malu.
Terlalu sulit diajak bekerja sama untuk mendiamkanmu barang semalam.
Sampai sampai ia merengek sepanjang malam minta ditenangkan, dan itu sungguh sangat mengganggu tidurku.

Maka bersama dengan kedatangan surat ini, sudikah kamu kembali di sisiku untuk menimang rindu?
Kutawarkan bangku untuk kita kembali duduk bersama menenangkan anak-anak pilu.

Percayalah,
Sengambek-ngambeknya aku padamu,
Aku benar-benar tak ingin kehilangan dirimu yang mencintaiku.

Wednesday, 25 February 2015

Layang Kangen



Selamat malam Sayang,

Bagaimana keadaanmu? Aku sedikit tak rela ketika melihatmu mengucapkan kata perpisahan terakhir kali dan menghilang di persimpangan jalan yang memisahkan jalur rumah kita. Bukannya apa-apa, memang seperti itu kan kebiasaan kita ketika pulang. Tapi hari ini beda. Ada alasan lain yang buatku khawatir. Hari ini kamu sedang memaksakan diri untuk masuk hanya demi presentasi.
Apalagi kamu sakit gini gegara aku dan kejadian konyol kita kemarin waktu keluar bareng. Ingatkah ketika kamu mengajakku  makan tapi dengan keras kepala aku menolak dengan alasan malas makan dan bilang hanya ingin jajan?
Perdebatan mau makan apa dan dimana terjadi. Dan seperti biasa, kamu mengalah dan menuruti apa mauku. Yaah, karena jajan sembarangan kita jadi sakit barengan gini. Seharusnya aku nurut kamu b :( Berenti bandel dan memaksakan kehendak. Tapi toh setiap kali aku menyesali dan meminta maaf atas apa yang sudah kuperbuat, kamu pasti marah -,-

Bagaimana demammu? Sudah turunkah?
Aku harap kabar baik segera kuterima mengenai dirimu esok hari ketika kau terbangun.

Malam ini menjadi malam yang agak berat untuk dijalani b. Dengan keadaan hidung banjir gegara pilek, aku menguatkan diri untuk berangkat membimbing anak-anak belajar. Mau gimana lagi b, rekanku di bimbel yang biasa membantu juga kebetulan tidak masuk karena besok beliau sidang. Jadilah aku meng-handle 8 anak sekaligus. Sedikit kewalahan juga menghadapi mereka. Dengan cara yang berbeda-beda dan tak mau kalah mereka selalu ingin diperhatikan olehku. Terkadang sedikit mengancam adalah caraku menenangkan mereka. Ya, ini semua proses b.. Aku tahu, makanya aku gaboleh ngeluh apalagi nyerah. Bawelnya mereka, bandelnya, ramenya, rasa ingin tahunya, cengengnya mereka adalah bahagiaku b. Ketika aku mulai marah saat mereka susah dinasehati, aku akan berpikir bahwa mereka hanyalah bocah SD yang mungkin merasa lelah dan bosan dengan kegiatan ‘belajar’yang identik dengan hal ‘monoton’. Maka dari itu semua akan kukembalikan pada diriku sendiri, kalo nggak bikin suatu kuis atau game yang bikin mereka semangat ya aku akan membiarkan mereka istirahat sejenak untuk me-refresh kembali mood belajarnya.  Tugasku paling nggak harus bisa membuat mereka menyenangi pelajaran. Karena dengan demikian mereka bisa belajar dengan kesadarannya sendiri :)

Ooh..
Maafkan kekasihmu yang begitu bawel ini b..
Aku hanya kesepian. Berharap selalu ada di dekatmu dan bebas bercerita apapun denganmu. Namun apalah dayaku bila dihadapkan pada jarak. Aku harus tetap bersyukur karena kita masih tidur di bawah langit dan naungan perasaan yang sama.

Nanti kalau kamu sudah merasa baikan, kabari aku secepatnya. Jangan lupa bawalah secangkir rindu dan beberapa keping kabar bahagia. Temui aku di tempat biasa; dimana kita pertama kali berjumpa. Disana akan kupangkas habis rindu yang tumbuh liar dan tak tahu aturan ini, sayang.

Selamat malam. Selamat memejam. Selamat beristirahat sayangku.
Selimuti malammu dengan doa. Peluk semua keraguanmu dengan asa.
Jangan khawatir, tentu saja akan kulakukan hal yang sama denganmu disana :)
Titip salam untuk bulan. Bilang padanya agar ia tetap menjaga lelapmu, hanya untukku {}


Dari Kekasihmu yang suka kangen tak tahu waktu
 

Blog Template by BloggerCandy.com